Hampa
Untuk kesekian kali, perasaan ini muncul lagi..
Perasaan yang indentik dengan energi negatif ( marah, geram, kesal, Terpendam dan penyesalan) muncul setelah pikiran ini sadar.
Adakah yang sama dengan diri ini? Kenapa suka menyesali hal yang rasanya tidak enak / sesuai harapan ..
Kenapa diri ini bodoh, harus terlibat dalam hubungan pernikahan jarak jauh, yang ternyata memang sulit untuk dijalani,,,
Kenapa di awal pikiran ini tidak sadar , kesadaran "seperti sekarang ini" tidak muncul saat itu ..
Bodohnya yang dilakukan hanya menangis, menangis yang sama sekali sia sia gak berguna,,
Sampai waktunya berjauhan tiba, malah ga sadar terjebak di jalan ini ..
Apa mungkin memang diri ini yang belum berdamai? Atau memang pikiran ini penuh energi negatif?
Terus mau sampai kapan begini? Perasaan tidak ikhlas ini menggerogoti jiwa, hati, pikiran..
Komentar
Posting Komentar