Postingan

Rintik Hujan

 Hujan yang turun setelah senja, kenapa rasanya hati ini yang semakin dingin ...  Mungkin rasa sepi campur suara hati yang terpendam buat udara terasa semakin dingin menyentuh kulit.. beberapa malam ini, tidak bisa tidur nyenyak karena masih ada suara hati yang tertahan..  dengan kondisi di perut ada yang menggeliat dan menendang ..  merasa jahat untuk buat dia ikut terlibat, tapi kami masih di satu tubuh ..  berdua menjalani hari ini, pagi ketemu malam..  Tidak ada " dia " yang harusnya menjadi sandaran dekat,, yang ada malah komunikasi hancur ..  Yang ada saat ini Ego dan kebencian berkuasa ditujukan kepada dia..  Menahan perasaan, isi hati..  Karena sesak nya, tidak ada teman bercerita, lewat tulisan ini kulampiskan apa yang tertahan ...  Walau nanti terasa sesak lagi... Ohh kamu jiwa yang ada di tubuhku, hanya kita berdua sayang..  Temani aku, sibukkan hati pikiran ku tentang mu..  Kalau bisa , apa bisa dia dilupakan? Tidak...

Hampa

Untuk kesekian kali, perasaan ini muncul lagi..  Perasaan yang indentik dengan energi negatif ( marah, geram, kesal, Terpendam dan penyesalan) muncul setelah pikiran ini sadar.  Adakah yang sama dengan diri ini? Kenapa suka menyesali hal yang rasanya tidak enak / sesuai harapan ..  Kenapa diri ini bodoh, harus terlibat dalam hubungan pernikahan jarak jauh, yang ternyata memang sulit untuk dijalani,,,  Kenapa di awal pikiran ini tidak sadar , kesadaran "seperti sekarang ini" tidak muncul saat itu .. Bodohnya yang dilakukan hanya menangis, menangis yang sama sekali sia sia gak berguna,, Sampai waktunya berjauhan tiba, malah ga sadar terjebak di jalan ini ..  Apa mungkin memang diri ini yang belum berdamai? Atau memang pikiran ini penuh energi negatif?  Terus mau sampai kapan begini? Perasaan tidak ikhlas ini menggerogoti jiwa, hati, pikiran..